FGD Penguatan Indek Demokrasi Indonesia di Daerah Diadakan Kesbangpol Aceh dengan FISIP Umuslim

Bireuen, Selasa (23/11) Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Indek Demokrasi Indonesia di Daerah dengan mengusung tema “Penguatan Indek Demokrasi Indonesia Provinsi Aceh Sebagai Salah Satu Langkah Mencegah Intoleransi”.

Acara yang dihadiri Drs. Arsyi M.Yusuf (AMY) Kabid Poldagri Badan Kesbangpol Aceh, Dekan FISIP Umuslim Rahmad S.Sos., M.AP, dosen serta mahasiswa di lingkup FISIP Umuslim.

“Kami mengajak lingkup akademis untuk berdiskusi tentang bagaimana penguatan indek demokrasi Indonesia di Aceh”, ungkap Arsy M.Yusuf.

“Terima kasih atas kehadiran Kesbangpol Aceh dalam mengisi FGD di kampus Umuslim, FISIP pada khususnya kami berharap ada langkah berikutnya demi kerjasama lebih lanjut”, ujar Dekan.

Sebagai pemateri Fauzi, S.IP., MA dosen Prodi Ilmu Hubungan Internasional FISIP Umuslim mengangkat tema “Pemilu Serentak Damai: Mengawal Bhinneka Mencegah Intoleransi”. Bagaimana pemateri mengangkat masalah terjadinya intoleran yaitu:

1. Politik Identitas

2. Kesalah pahaman terhadap memahami pemahaman.

3. Pembahasan antara mayoritas dan minoritas.

4. Terlalu cepat percaya kepada berita hoaxdan viral.

5. Infiltrasi Media.

6. Pemikiran Negatif.

“Toleransi menghargai tapi mempersilakan orang lain berjalan sesuai dengan apa yang dipercayainya tapi bukan mengikutinya”, tambah Fauzi, S.IP., MA.
“Bagaimana mengatasi ‘political intolerance‘ yaitu penguatan pemahaman literasi, saring informasi dan jangan mudah terprovokasi”, lanjut pemateri.
Acara ini ditutup dengan diskusi yang berupa masukan dari peserta FGD kepada Kesbangpol Aceh. (al)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *